Sebagai kesimpulan, sistem pertahanan rudal Rusia merupakan perangkat militer yang diminati oleh Iran, terutama rudal S-300. Namun, Amerika Serikat yang merupakan musuh utama Iran memberikan reaksi terhadap aksi kesepakatan pembelian rudal S-300. Raksi ini menimbulkan aksi berupa campur tangan Amerika Serikat yang melobi Rusia untuk membatalkan realisasi pengiriman rudal S-300 ke Iran.

Dalam upaya ini, Amerika Serikat memanfaatkan Arab  Saudi untuk melakukan pendekatan atau lobi terjadap Rusia. Pada akhirnya, upaya ini berakibat pada kerugian Rusia karena batal menjual ke Iran, juga tidak menjual senjata ke Arab Saudi seperti yang dijanjikan sebelumnya. Hal inilah yang memicu konflik antara hubungan Iran dan Rusia.

Reaksi Iran terhadap pembatalan ini dinyatakan lewat kecaman terhadap Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Iran juga membuat perencanaan akan memproduksi sendiri rudal S-300 yang setara dan lebih handal dari Rusia meskipun sampai saat ini belum ada realisasi yang nyata. Dalam kaitannya dengan dinamika persenjataan seperti yang dikemukakan oleh Buzan. Negara akan menaruh fokus dan perhatiannya lebih manakala negara lain mulai meningkatkan persenjataannya. Ini terasa sebagai ancaman sekaligus gangguan terhadap simbol superioritas negara, seperti yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran dan menghalalkan ‘penipuan’ yang dilakukan Arab Saudi terhadap Rusia.

Sampai saat ini, memang belum ada pernyataan sikap dan reaksi serta aksi yang diberikan Rusia kepada Iran. Namun, akan selalu ada kemungkinan bahwa Iran dan Rusia tetap kembali rujuk dan melanjutkan kerjasama bilateral mereka seperti sedia kala. Tetapi dengan catatan penting, bahwa sangat diperlukan pendekatan yang intensif dan dialog dari kedua belah pihak untuk menyembuhkan ‘hati yang terluka’.

Lampiran 1 (sumber: http://www.russianspaceweb.com/rockets_cruise.html)

Overview of Russia’s cruise missiles (listed alphabetically):

Vehicle Industrial designation US designation NATO designation Developer Description
10Kh N OKB-52 Air-launched cruise-missile; Pe-8, Tu-4-based
10KhN/KhM N OKB-52 Sea-launched cruise-missile
14Kh OKB-52 Cruise-missile
16Kh/KhN Lastochka OKB-52 Cruise-missile
Ametist NPO Mash Submarine-based, underwater launched
Bazalt NPO Mash Surface ship and submarine-based
Buran 42 OKB-23 Project of the intercontinental cruise missile
Burya V-350 OKB-301 Intercontinental cruise missile
C-5 NPO Mash Ground-based
EKR EKR OKB-1 Experimental cruise missile
G-300 First air-to-air cruise missile, circa 1953.
Granit NPO Mash Submarine and ship-based; Surface and underwater launched
K-10S AS-2 Kipper Mikoyan Air-to-air cruise missile. Tu-16K-10-based
K-11 Bereznyak Air-launched
Kh-15 AS-16 Raduga Tu-22, Tu-160-based
Kh-16 OKB-52 Cruise-missile
Kh-20 AS-3 Kangaroo Mikoyan Tu-95K-based
Kh-22 AS-4 Kitchen Raduga Tu-22, Tu-95-based
Kh-45 Raduga Sukhoi T-4-based
Kh-55 AS-15 Raduga Tu-95, Tu-160-based
KS-1 G-300 (?) AS-1 Kennel Mikoyan Tu-4, Tu-16-based air to surface
KSR-1 Bereznyak
KSR-2 AS-5 Kelt Bereznyak Air-launched
KSR-5 AS-6 Kingfish Raduga
KSR-11 AS-5B Mikoyan
KRM Bereznyak air-launched
M-51 51 OKB-23 Project 1959-60; M-50-based
M-59 OKB-23 Project 1959-60
M-61 OKB-23 Project 1959-60
Malakhit NPO Mash Submarine and ship-based; Surface and underwater launched
Meteorit-H/M (Grom) 3M25 SSC-X-5 NPO Mash Sea-based missile tested in 1985-1990, but not adopted. (133)
P-5/P-5D NPO Mash Submarine-based, surface-launched
P-6 NPO Mash Submarine-based, surface-launched
P-10 Beriev Competitor to P-5. Canceled.
P-15 Bereznyak surface-ground 1968
P-20S OKB-240 Project of a cruise missile
P-100 OKB-49 Project of a cruise missile
P-35 NPO Mash Surface ship-based
Progress NPO Mash Surface ship-based
R-15 G-5 Branch 1 NII-88 Project of a cruise missile
R-55 Granat RK-55 SSC-4 Slingshot KB Novator Test version
Tu-121 121, S OKB-156 Project of a cruise missile
Tu-123 123 OKB-156 Project of a cruise missile
Tu-133 133, SD OKB-156 Project of a cruise missile
Tu-123 123 D OKB-156 Project of a cruise missile
Yakhont NPO Mash Surface, underwater and air-launched